Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Bagi Peserta Didik Baru 2021 / 2022

Pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2021-2022 sudah dimulai. Seperti biasa, untuk mengawali kegiatan awal tahun pembelajaran, SMA Informatika Ciamis melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau biasa disebut MPLS.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan teknologi (Kemendikbudristek) mengimbau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada awal Tahun Ajaran Baru 2021/2022 menyesuaikan kondisi pandemi dan mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dengan demikian, jika biasanya MPLS dilakukan secara tatap muka, maka untuk kedua kalinya MPLS SMA Informatika Ciamis dilaksanakan secara daring atau online. Sesuai himbauan pemerintah juga untuk menjaga agar siswa siswi baru dan panitia MPLS tetap aman dari pandemi Covid-19.

Untuk menyukseskan acara ini pengurus OSIS dan panitia bekerjasama membuat studio mini di Lab Hardware sebagai pusat tempat kegiatan. Bagi siswa/i baru yang menjadi peserta mengikuti MPLS melalui Zoom Virtual Meeting.

MPLS daring SMA Informatika Ciamis dilaksanakan selama 3 hari dari  tanggal 26 - 28 Juli 2021 mulai pukul 06.30 WIB sampai selesai.

Untuk hari pertama dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakasek Kesiswaan dan Wakasek Kurikulum sebagai pemateri. Selanjutnya, hari kedua dihadiri oleh Wakasek Humas dan perwakilan dari puskesmas yang mengisi materi. Hari terakhir sebagai penutupan MPLS dihadiri oleh Wakasek Kesiswaan, pemateri dari kepolisian dan Panitia PPDB SMA Informatika Ciamis.

Kegiatan MPLS yang dilakukan secara daring tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri dibandingkan dengan MPLS yang dilakukan secara luring.

Wakasek Kesiswaan sekaligus pembina OSIS SMA Informatika Ciamis, Bapak Dadi Rusyadi, S.Pd. mengatakan bahwa MPLS yang dilakukan secara daring lebih ekstra dan banyak menghabiskan energi untuk teknisnya dibandingkan dengan MPLS yang dilaksanakan secara luring.

MPLS Virtual juga sedikit berpengaruh kepada tamu undangan ketika menyampaikan materi, yakni dikarenakan psikologi nya yang tidak langsung tatap muka dengan peserta melainkan harus tatap muka hanya dengan kamera.

Sementara itu, Dede Ahmad Fauzi selaku ketua pelaksana sekaligus operator MPLS mengatakan, "Kendalanya si dari orang nya jadi yang bekerja nya itu cuma sedikit. Mungkin karena sedang dalam pandemi juga jadi kami tidak memaksakan untuk semuanya bekerja. Keluhan dari siswa pasti ada, misalnya ada yang tidak memliki perangkat dan juga jaringan yang kurang bagus, tapi Alhamdulillah sekolah menyediakan fasilitas lab komputer bagi siswa yang tidak memiliki perangkat dan juga jaringan yang kurang mendukung".

Para peserta MPLS Virtual juga mengungkapkan bahwa MPLS yang dilaksanakan secara daring lebih rumit dibandingkan dengan MPLS luring. Ada beberapa kendala, misalnya Reni Rahmawati selaku salah satu peserta MPLS mengatakan, "Kendalanya cuma ketika gak ada jaringan aja jadi takut ketinggalan materi dan informasi yang akan dibahas".

Namun, disamping kendala-kendala tersebut, Dede juga memaparkan bahwa MPLS online memberikan kelebihan tersendiri, "Kelebihannya mungkin dari sisi digitalisasi, kita lebih mengandalkan di bidang IT, karena sekarang sudah memasuki era Revolusi Industri 4.0 jadi kita harus bisa membiasakan diri dengan alat-alat digital dan MPLS virtual tahun sekarang itu kami menggunakan media Zoom Virtual Meeting".

Bapak Dadi Rusyadi, S.Pd. selaku Pembina OSIS menambahkan, melalui MPLS daring ini ada banyak pula manfaat yang bisa diambil, salah satunya yaitu peserta maupun panitia dapat belajar broadcast. Beliau juga berharap siswa siswi pelajar SMA Informatika Ciamis tetap semangat dalam belajar dan menuntut ilmu meskipun sistem pembelajaran masih daring.

Penulis: Cucu Sri Hartini

Editor: Agun Wiguna, S.Kom.